RESENSI NOVEL THE LOVELY BONES
Judul: The Lovely Bones (tulang-tulang yang cantik)
Penulis:Alice Sebold
Penerbit: Gramedia
Cetakan: II,Maret 2009
Tebal:440 hlm.
Data Buku
Namaku Salmon, seperti nama ikan, dan nama depanku Susie. Umurku empat belas tahun saat aku di bunuh pada tanggal 6 Desember 1973.
Ringkasan
Begitulah petikan pertama dari novel kary a Alice Sebold yang juga telah di buat versi filmnya.Novel ini mengisahkan Susie,yang pada awal novel ini telah terbunuh dan juga diperkosa.Berlatar belakang tahun 70-an,the lovely bones mengintisarikan rasa kehilangan sebagai tema utama.Pada 6 Desember 1973,sepulang sekolah Susie Salmon melewati jalan pintas dimana ia bertemu tetangganya.Ia dijebak ke dalam sebuah tempat persembunyian.Diperkosa dan dibunuh saat itu juga.Pembunuhnya ternyata orang yang sangat cerdik,mayat Susie dimutilasi dan dibuang ke lubang pembuangan.Ayah,Ibu,adiknya Lindsey dan Buckley masing-masing menghadapi kehilangan dengan cara yang berbeda-beda.Ayahnya berkonsentrasi pada kasus Susie yang sulit terpecahkan karena hanya ditemukan bukti berupa ‘sepotong siku milik Susie’.Ibunya yang tadinya merasa terasingkan,lebih terasingkan lagi karena kasus Susie menyita seluruh perhatian suaminya.Sementara bayangan Susie menari-nari dalam benaknya,ia pun memutuskan pergi dari rumah.Lindsey yang masih berumur 13 tahun harus menghadapi tatapan aneh dari anak-anak di sekolahnya sebagai ‘Adik dari gadis yang terbunuh’Ia pun menyimpan sendiri kesedihannya.Buckley,yang masih terlalu kecil.tidak mengerti arti kepergian,tetapi percaya bahwa orang yang pergi suatu saat nanti akan kembali.
Keunggulan
Rasa kehilangan dituliskan sangat mengena pada kebanyakan bagian pada buku ini.Dan juga buku ini ditulis memakai sudut pandang Susie yang telah meninggal,dimana Ia melihat kehidupan Keluarga dan teman-temnnya berjalan melalui surge(yeah,dia masuk surge).
Kelemahan
Sebagai buku terjemahan,buku ini menarik minat dengan temanya yang bagus.tapi,walau bagaimanapun beberapa bagian pada bagian buku ini ada yang ‘tidak penting’ atau sebut sajalah ‘bikin ngantuk’.Harus benar-benar punya minat yang agak besar untuk menyelesaikan membaca The Lovely Bones.
Nilai
Terlepas dari semua keunggulan dan kelemahannya, The lovely Bones mengangkat tema kesedihan dengan sewajarnya.tidak berlebihan dan apa adanya.Salah satu buku yang harus dibaca .
Rating(Novel) :8.5
Rating(film): 3
Note :Resensi ini dibuat sendiri oleh Blogger,tanpa meng-copy dari situs manapun dan berdasarkan buku maupun film yang dimiliki dan diresensi sendiri oleh blogger.tolong berkenan memberi saran setelah membaca resensinya,terimakasih.
.
Judul: The Lovely Bones (tulang-tulang yang cantik)
Penulis:Alice Sebold
Penerbit: Gramedia
Cetakan: II,Maret 2009
Tebal:440 hlm.
Data Buku
Namaku Salmon, seperti nama ikan, dan nama depanku Susie. Umurku empat belas tahun saat aku di bunuh pada tanggal 6 Desember 1973.
Ringkasan
Begitulah petikan pertama dari novel kary a Alice Sebold yang juga telah di buat versi filmnya.Novel ini mengisahkan Susie,yang pada awal novel ini telah terbunuh dan juga diperkosa.Berlatar belakang tahun 70-an,the lovely bones mengintisarikan rasa kehilangan sebagai tema utama.Pada 6 Desember 1973,sepulang sekolah Susie Salmon melewati jalan pintas dimana ia bertemu tetangganya.Ia dijebak ke dalam sebuah tempat persembunyian.Diperkosa dan dibunuh saat itu juga.Pembunuhnya ternyata orang yang sangat cerdik,mayat Susie dimutilasi dan dibuang ke lubang pembuangan.Ayah,Ibu,adiknya Lindsey dan Buckley masing-masing menghadapi kehilangan dengan cara yang berbeda-beda.Ayahnya berkonsentrasi pada kasus Susie yang sulit terpecahkan karena hanya ditemukan bukti berupa ‘sepotong siku milik Susie’.Ibunya yang tadinya merasa terasingkan,lebih terasingkan lagi karena kasus Susie menyita seluruh perhatian suaminya.Sementara bayangan Susie menari-nari dalam benaknya,ia pun memutuskan pergi dari rumah.Lindsey yang masih berumur 13 tahun harus menghadapi tatapan aneh dari anak-anak di sekolahnya sebagai ‘Adik dari gadis yang terbunuh’Ia pun menyimpan sendiri kesedihannya.Buckley,yang masih terlalu kecil.tidak mengerti arti kepergian,tetapi percaya bahwa orang yang pergi suatu saat nanti akan kembali.
Keunggulan
Rasa kehilangan dituliskan sangat mengena pada kebanyakan bagian pada buku ini.Dan juga buku ini ditulis memakai sudut pandang Susie yang telah meninggal,dimana Ia melihat kehidupan Keluarga dan teman-temnnya berjalan melalui surge(yeah,dia masuk surge).
Kelemahan
Sebagai buku terjemahan,buku ini menarik minat dengan temanya yang bagus.tapi,walau bagaimanapun beberapa bagian pada bagian buku ini ada yang ‘tidak penting’ atau sebut sajalah ‘bikin ngantuk’.Harus benar-benar punya minat yang agak besar untuk menyelesaikan membaca The Lovely Bones.
Nilai
Terlepas dari semua keunggulan dan kelemahannya, The lovely Bones mengangkat tema kesedihan dengan sewajarnya.tidak berlebihan dan apa adanya.Salah satu buku yang harus dibaca .
Rating(Novel) :8.5
Rating(film): 3
Note :Resensi ini dibuat sendiri oleh Blogger,tanpa meng-copy dari situs manapun dan berdasarkan buku maupun film yang dimiliki dan diresensi sendiri oleh blogger.tolong berkenan memberi saran setelah membaca resensinya,terimakasih.
.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar